Tulisan

Mengapa Hanya Satu Hati?

Mikho – Alhamdulillah kita telah diberi oleh Allah kelengkapan fisik. Kita mempunyai dua tangan, dua kaki, dua telinga, dua mata, dua lubang hidung, dan satu hati. Mengapa hanya satu? Padahal yang lainnya dua?

cara-mengatasi-patah-sakit-hati-karena-cinta

Mari kita berfikir. Mungkin Allah memberikan kita satu hati karena Allah ingin bahwa hanya Dia yang selalu ada di hati kita dan dia yang selalu kita cintai.

Jika hanya Allah yang kita cintai apakah itu berarti bahwa kita tidak perlu mencintai keluarga? Tentu tidak. Cinta kepada Allah itu berarti melakukan suatu yang diperintahkan dan meninggalkan suatu yang di larang dan mencintai keluarga adalah suatu perintah dari Allah jadi logikanya jika kita mencintai Allah itu pasti mencintai keluarga tetapi jika kita mencintai keluarga belum tentu mencintai Allah.

Masa-masa remaja wajar jika kita mencintai lawan jenis, tetapi sudah seharusnya kita menjaga perasaan kita agar tidak berlebihan yang nantinya bisa mengalahkan rasa cinta kita kepada Allahh. Ada satu cerita. Cerita ini antara Ali (sahabat sekaligus menantu rosulullah) dan Fatimah (anak rosullullah). Sebelum menikah mereka memang sudah saling mencintai..hebatnyai mereka saling menjaga perasaan dan diri mereka, sampai-sampai setan pun tidak mengetahui bahwa mereka saling mencintai. Mereka takut bahwa rasa cinta mereka kepada Allah dikalahkan oleh rasa cinta mereka kepada orang lain. Subhanallah.

Semoga kita menjadi orang yang senantiasa cinta kepada Allah dan apabila pada saatnya nanti kita mencintai orang lain semoga rasa cinta kita kepada orang tersebut menjadi pemicu semakin besarnya rasa cinta kita kepada Allah. Amiin.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.