Tulisan

Menjaga Izzah dan Iffah Wanita Muslimah

Seorang muslimah yang cerdas adalah yang mampu menjaga kesucian dan kemuliaan dirinya. Seorang muslimah harus memiliki izzah dan iffah. Izzah adalah kesucian atau kemuliaan, sebuah harga diri dan kehormatan perempuan sebagai seorang muslimah. Sedangkan iffah adalah menahan atau cara menjaga kesucian dan kemuliaan tersebut. Secara istilah, menahan diri sepenuhnya dari perbuatan-perbuatan yang Allah haramkan. Dan bagaimana seorang muslimah dapat menjaga kesucian dirinya dengan menjadikan malu sebagai pakaian mereka.

Izzah dan iffah adalah akhlak yang tinggi dan mulia yang dicintai oleh Allah. Bahkan akhlak ini merupakan sifat hamba-hamba Allah yang shalih, senantiasa memuji keagungan Allah, takut pada siksa serta murka Allah dan selalu mencari keridhoan pahala-Nya. Izzah juga merupakan kehormatan sebagai seorang muslimah. Sedangkan dengan iffah maka seorang muslimah dapat menjaga kesucian dirinya dengan menjadikan malu sebagai pakaian mereka. Malu adalah sebagian dari iman, dan malu adalah akhlak islam. Penting bagi muslim dan muslimah untuk memiliki rasa malu karena dengan malu izzah dan iffahnya akan lebih terjaga. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Rasa malu tidaklah mendatangkan kecuali kebaikan.” (HR. Bukhari no. 6117 dan Muslim no. 37, dari ‘Imron bin Hushain).

Seorang perempuan muslimah harus paham tentang pentingnya menjaga diri, harus paham tentang pentingnya memiliki rasa malu yang tinggi, dengan menutup aurat secara syar’i sesuai dengan syariat, maka itu tidak hanya bentuk taat kepada Allah, melainkan juga sebuah usaha untuk menjaga diri dengan sebaik-baiknya.

Alangkah lebih baiknya untuk menerapkan bahwa hidup adalah tentang penilaian Allah, bukan tentang penilaian makhluk-Nya, bukan untuk berlomba-lomba mencari perhatian kepada makhluk-Nya, akan tetapi hidup adalah untuk Allah, berusaha untuk menaati segala yang Allah perintahkan, karena di dalam perintah tersebut ada kebaikan untuk diri sendiri.