Kegiatan

Muktamar XX Forum Kajian Islam (FORKALAM)

Assalamu’alaykum.. 🙂

 

Tanggal 24-25 Desember 2016 menjadi tanggal yang bersejarah untuk ke-20 kalinya bagi Forkalam. Yap, pada tanggal itu, Forkalam mengadakan MUKTAMAR XX, guys.

24 Desember 2016. Pukul 08.40. Bertempat di ruang MP 2.3-MP 2.4. . .

Muktamar hari pertama yang dihadiri 38 orang kader Forkalam dilangsungkan.

Muktamar dibuka oleh Presidium sementara, Akh. Muhammad Imaduddin Robbani. Sebelum melangkah ke agenda selanjutnya, dilantunkan ayat-ayat suci Al-Quran oleh Akh. Widi.

 

Setelah pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan dengan pembacaan rangkaian agenda Muktamar XX. Ditemani oleh Akh. Hafidz Assad yang juga sebagai Presidium sementara, Akh. Imad membacakan satu persatu poin rangkaian agenda Muktamar XX yang selalu diakhiri dengan kalimat tanya “Apakah disepakati?”

Jawabnya hanya ada dua, “Sepakat” dan “Tidak sepakat”—tentunya disertai alasan mengapa tidak sepakat.

 

Beberapa rangkaian agenda bersama Presidium sementara sudah terlewati. Saatnya Presidium baru memimpin jalannya Muktamar XX Forkalam. Nah, untuk itu, dilakukanlah pemilihan Presidium baru. Nama-nama calon presidium baru diajukan oleh forum, setiap orang yang mengajukan nama calon Presidium harus menyertakan alasannya, mengapa ia mengajukan nama tersebut. Setelah beberapa nama calon Presidium baru terdaftar, Presidium sementara menanyakan kesediaan masing-masing calon Presidium baru tersebut.

 

Dan singkat cerita, terpilihlah Akh. Syafiq Syaikhul Akbar, Akh. Zakaria Itaka, dan Akh. Hafidz Assad sebagai Presidium Muktamar XX. Baarakallah kepada Akh. Hafidz Assad yang menjabat sebagai Presidium sebanyak dua kali berturut-turut.

 

Hari pertama ini diagendakan penyampaian LPJ akhir tahun seluruh PDPH Forkalam periode 2016 Kabinet Al-Fatih. Dimulai dari penyampaian LPJ AT dari inti (Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Ketua Keputrian, dan Sekretaris Umum). Durasi penyampaian LPJ AT plus tanya-jawab-tanggapan-kritik-saran adalah 20 menit. Dilanjutkan penyampaian LPJ AT dari Biro Kaderisasi, Biro Nisa, dan Biro Keuangan.

 

Waktu Dhuhur tiba, itu tandanya, kita harus break dulu untuk ishoma. Kami sepakati durasi yang diperlukan adalah 1×45 menit. Setelah ishoma, LPJ-an dilanjutkan. Diawali oleh Departemen Syiar, kemudian dilanjutkan Departemen DKV, Departemen PnB, Departemen Sains, dan terakhir Departemen Humas. Tepat pukul 17.00, muktamar hari pertama berakhir.

 

Alhamdulillah… 🙂

 

Keesokan harinya. . .

25 Desember 2016. Pukul 08.30-an. Masih di tempat yang sama.. MP 2.3-MP 2.4. .

Muktamar hari kedua dilangsungkan. Tentunya perkataan seperti “apakah disepakati?”, “sepakat”, “tidak sepakat”, “privilage”, “order”, “justifikasi”, “PK”, dan ketukan palu sudah semakin akrab terdengar di telinga kami.

 

Hari ini jadwalnya agenda pembahasan AD/ART, GBAD, pemilihan formatur, pemilihan ketum, dan pemilihan DPF. Pembahasan AD/ART Pasal 24 merupakan pembahasan pasal yang mungkin paling lama karena menyangkut struktur organisasi Forkalam. Jika di pasal-pasal sebelumnya mudah disepakati dan tidak butuh waktu lama untuk melakukan revisi, pada pasal ini, kata ‘sepakat’ susah untuk dicapai. Pertama, dilakukan revisi untuk menghapuskan posisi Wakil Ketua Umum karena dirasa tugasnya yang kurang vital di kepengurusan sebelumnya. Tidak butuh waktu lama, dicapailah kesepakatan penghapusan Wakil Ketua Umum dari struktur organisasi. Setelah itu, ada usulan untuk menghapus Departemen DKV dan dilebur ke Departemen Humas. Usulan ini tak kunjung mencapai kata ‘sepakat’, beberapa ada yang sepakat, di sisi lain ada yang tidak sepakat. Hingga akhirnya, presidium menawarkan untuk melakukan lobbying yang berdurasi sekitar 10 menitan. Namun, lobbying pertama ini masih saja tidak menemukan kata ‘sepakat’, diambilah tawaran lobbying kedua, suasana di dalam ruangan mulai menegang. Di akhir lobbying kedua, masih saja tidak mendapatkan kata ‘sepakat’, hingga akhirnya, langkah voting diambil. Alhamdulillah, dengan proses voting, kata ‘sepakat’ tercapai dengan hasil Departemen DKV tidak jadi dihapuskan. Hehe…

 

Lanjut ke pembahasan GBAD (Garis Besar Arahan Dakwah). Agenda terhenti sejenak karena waktu break sudah tiba. Waktu break yang kami sepakati adalah 1×75 menit. Pukul 12.45, pembahasan GBAD dilanjutkan. Dan lagi-lagi pembahasan mengenai Departemen DKV memakan waktu. Begitu pula dengan Departemen PnB. Hmm 😀

 

Entah mengapa pembahasan AD/ART dan GBAD tahun ini begitu cepat. Setelah selesai membahas mereka berdua, gerbang menuju ke pemilihan ketua umum mulai terbuka. Yap, pemilihan formatur. Jumlah formatur yang dibutuhkan sebanyak tujuh orang. Dan formatur untuk tahun ini adalah Akh. Alvin selaku ketua umum 2016, Akh. Dripani, Akh. Iqbal, Akh. Hadiid, Ukh. Tiwi, Ukh. Siti, dan Ukh. Mega. Hadirin yang bukan merupakan formatur dipersilakan meninggalkan ruangan terlebih dahulu selama 2×15 menit.

 

Adzan Ashar berkumandang, tepat dengan habisnya jatah 2×15 menit. Oke lah, kita break sholat ashar terlebih dahulu. Setelah sholat ashar, kami kembali ke ruangan dan menunggu hasil siapakah “the next Alvin Sofifatoni”? Dag dig dug, inilah saat yang paling ditunggu.

 

Daaaan…

Baarakallah wa innalillah kami ucapkan kepada Akh. Muhammad Dripani Akbar yang terpilih menjadi ketua umum Forkalam 2017. Selamat mengemban amanah sebagai ketua umum selama satu tahun ke depan yak! Hamasah qaqa! 😀

 

Agenda mendekati penutup adalah pemilihan DPF. Dewan Pertimbangan Forkalam. Ada 6 orang angkatan 2013 yang terpilih menjadi DPF Forkalam untuk satu tahun ke depan. Mereka inilah yang bakal jadi penasehat buat kita-kita, angkatan 2014. 🙂

 

Alhamdulillah, kita sudah tiba di penghujung acara. Penutup. Sebelum penutupan dengan doa, kita dengarkan sambutan dari ketua umum Forkalam 2017 yang kemudian dilanjutkan doa penutup dari ketua umum 2016.

 

Yaa, seperti sudah menjadi agenda wajib di luar rundown yang ada ; foto serah terima jabatan dari ketua umum 2016 ke ketua umum 2017. Dimana pada momen ini, ketua umum yang demisioner tersenyum lepas dan ketua umum yang baru bermimik flat. Hehe…

 

Hari kedua muktamar ini adalah hari terakhir sekaligus hari yang mengharukan (buat yang akhwat) hehe. Dimana ada pertemuan, disitulah ada perpisahan. Kita dipertemukan oleh-Nya, dan berpisah karena-Nya.

 

Pesan admin buat kakak-kakak yang demisioner, semoga tetap istiqomah di jalan dakwah, mohon bimbingannya yaa kak. Buat temen-temen, tetap semangat yaaa! Kita lanjutkan perjuangan dakwah di MIPA! 🙂

 

#Kabinet_ALFatih

#RapatkanBarisanTebarkanKebaikan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.