Tulisan

Rasa Malu, Bentuk Kemuliaan Seorang Muslimah

Seorang wanita harus paham betapa pentingnya menjaga dirinya dan Islam telah mewajibkan muslimah untuk menutup aurat. Aurat wanita itu seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, maka wanita diharuskan menggunakan jilbab. Selain aurat, alangkah baiknya bila dalam diri muslimah dibarengi dengan rasa malu. Apa itu malu? Malu adalah sifat atau perasaan yang membentengi seseorang dari melakukan yang rendah atau kurang sopan. Kita sebagai seorang muslimah tentu harus memiliki rasa malu.

Akan tetapi, di zaman ini rasa malu pada telah pudar, sehingga hakikat penciptaan wanita yang seharusnya menjadi perhiasan dunia dengan keshalihahannya, menjadi tak lagi bermakna. Sedih melihatnya sebab kaum wanita merendahkan dirinya dengan menanggalkan rasa malu, sementara Allah telah menjadikan rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاء

“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah)

Sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lain,

الحَيَاءُ وَالإيمَانُ قُرِنَا جَمِيعًا ، فَإنْ رُفِعَ أحَدُهُمَا رُفِعَ الآخَر

“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lain pun akan terangkat.”(HR. Al Hakim)

Bagi seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaan bagi dirinya dan membuat dirinya terhormat sehingga pantas untuk dimuliakan. Oleh karena itu, pelihara rasa malu itu pada diri kita, sebagai sebaik-baik perhiasan, sebagai wanita yang mulia dan dimuliakan. Sungguh, rasa malu itu lebih berharga jika dibandingkan dengan mahkota yang terbuat dari emas permata.