Tulisan

Ukhti, Kaos Kakinya Mana?

ISLAM adalah agama yang teramat menghormati kaum wanita. Perempuan merupakan makhluk istimewa yang dengan keindahannya. Islam melindungi wanita yang dianggap sebagai perhiasan dunia itu dengan mengharuskannya menutup auratnya. Bukan tanpa alasan, hal tersebut semata-mata agar wanita terlindungi dan tetap terjaga kehormatannya.

Menutup aurat adalah wajib hukumnya bagi wanita. Satu hal yang sering terlewatkan seorang muslimah saat keluar rumah yaitu lupa menutup bagian kaki. Kaki juga termasuk aurat, lho ukhti. Kaki tidak boleh ditampakkan  depan yang bukan mahram kita. Enggak mau kan karena kaki tidak tertutup menjadi dosa?

Masalah kaos kaki memang terdengar sepele. Tapi ini cukup untuk merepresentasikan pemahaman seorang Muslimah akan agamanya. Masalah sepele ini bisa memperlihatkan komitmen dan kekuatan ‘azzam seorang Muslimah dalam menjaga ‘izzah atau kehormatannya.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiallahu‘anha, beliau berkata, “Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam dengan memakai pakaian yang tipis. Maka Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam pun berpaling darinya dan bersabda, “wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haid (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. (HR. Abu Daud). Hadits ini menyampaikan bahwa aurat seorang wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan.

Ulama Hanafi, Maliki dan salah satu pendapat dalam madzhab Syafi’i berpendapat seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali wajah dan telapak tangan.

Dalam hadis dari Ummu Salamah radhiyal lahu ‘anha, beliau bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apakah wanita boleh shalat dengan jubah dan jilbab, tanpa memakai sarung bawahan?” Lalu beliau jawab,“Boleh, jika jubah yang dia pakai menjulur ke bawah menutupi kedua kakinya.” (HR. Abu Daud 640 dan ad-Daruquthni 1806). Hadis ini pun dijadikan dalil oleh Jumhur ulama untuk menyatakan bahwa kaki termasuk aurat.

Allah subhanahu wa ta’ala juga menjelaskan hal ini dalam AL Quran surat an Nuur ayat 31 :“Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.”

Dapat disimpulkan bahwa kaki juga menjadi bagian dari aurat. Kaki juga digolongkan sebagai aurat, maka wajib hukumnya untuk ditutup. Salah satu caranya adalah dengan memakai kaos kaki.

Hendaknya seorang muslimah menggunakan kaos kaki saat berpergian keluar rumah. Hal ini bertujuan agar tidak terlihat oleh yang bukan mahram. Kaki termasuk aurat, maka harus ditutup dengan kaos kaki. Memakai kaoskaki juga ada manfaat untuk kesehatan, antara lain mencegah tumit pecah-pecah, mencegah bekteri dan infeksi, dan bisa mengurangi insomnia juga lho.

Sebagaimana diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya dalam banyak ayat Al Qur’an dan hadits. Maka sudah semestinya setiap wanita Muslimah bertaqwa kepada Allah dan senantiasa menutup auratnya. Kalau kita merasa aman dengan terbukanya bagian kecil dari aurat kita, bukan tidak mungkin kita akan merasa aman membuka bagian lainnya. Wal ‘iyadzu billah. Yuk kita sama-sama menjaga diri kita, menutupi aurat kita, dan menjaga kehormatan kita.

https://www.hijup.com/magazine/apakah-muslimah-wajib-memakai-kaos-kaki/

https://m.gomuslim.co.id/read/belajar_islam/2019/08/21/14150/-p-kewajiban-muslimah-memakai-kaus-kaki-p-.html